Lewati ke konten utama
AAJI · AASI — Lisensi Keagenan Asuransi Jiwa & Syariah Indonesia · Family Protection Planner untuk Gen Z

Rapikan dulu aset & dokumen keluarga, baru proteksi pertama yang tenang untuk keluarga.

Halo, aku Marshanda. Di sini kamu tidak akan langsung dibujuk beli apa pun. Kita rapikan dulu seluruh peta keuangan keluarga: arus kas, proteksi, investasi, pensiun, sampai warisan. Setelah itu baru kita susun rencana lengkap yang paling masuk akal — pelan-pelan, tanpa tekanan.

Hitung Gambaran Proteksi
Proteksi pertama & rencana Gen Z Boleh tanya yang bikin bingung Dokumen yang rapi & jelas
Marshanda Aisha Djuanda — family protection planner & pendamping proteksi Gen Z

Marshanda Aisha Djuanda

AAJI · AASI · Family Protection Planner

Pendekatan

Jelas & tenang

Catatan kecil

Nggak harus paham semua dulu

Profil

Marshanda Aisha Djuanda

Family Protection Planner — Proteksi Gen Z, Family Protection Planning, Protection Planning, Family Risk Planning, Insurance Needs Analysis

Marshanda Aisha Djuanda adalah perencana keuangan keluarga komprehensif di JagaKeuangan. Ia mendampingi keluarga Indonesia merancang arus kas, proteksi, investasi, pensiun, sampai perencanaan warisan — dengan pendekatan yang tenang dan tanpa tekanan penjualan.

Latar belakangnya dibangun dari lisensi keagenan resmi: AAJI (asuransi jiwa) dan AASI (asuransi syariah). Sebagai Gen Z sendiri, ia paham betul kondisi anak muda Indonesia — penghasilan awal karier, godaan lifestyle, dan tanggung jawab yang sering dianggap "belum perlu" padahal justru butuh perlindungan dasar.

Selain mendampingi klien satu per satu, Marshanda aktif berbagi konten edukasi proteksi untuk Gen Z lewat Instagram @marshandadjuanda — supaya proteksi terasa dekat, relevan, dan tidak menakutkan.

Planner JagaKeuangan AAJI · AASI — Lisensi Keagenan Asuransi Jiwa & Syariah Indonesia Family Protection Planning Family Finance Wealth Transfer IG: @marshandadjuanda

AAJI · AASI

Lisensi Keagenan Aktif

Ribuan

keluarga didampingi

JK

planner JagaKeuangan

AAJI · AASI

Sertifikasi yang dipegang

Lisensi Keagenan Aktif

Fokus pada proteksi Gen Z: analisis kebutuhan proteksi pertama, proteksi diri, dan rencana keuangan awal karier — dari yang paling dasar sampai yang paling relevan.

Kerangka kerja Marshanda

Masing-masing mewakili satu bagian pekerjaan: memahami kondisimu, mengukur kebutuhan proteksi, dan menyusun rencana yang realistis — termasuk versi syariahnya.

AAJI

Lisensi AAJI — Asuransi Jiwa

Tiga sertifikasi profesional dengan fokus pada perencanaan keuangan komprehensif, pengelolaan kekayaan, dan estate planning.

EP

Family Protection Planning

Wasiat, penunjukan ahli waris, dan mekanisme pembagian yang jelas — mengurangi potensi sengketa dan kebingungan di kemudian hari.

FF

Family Finance & Wealth Transfer

Dana pendidikan anak dan rencana pelindungan keluarga, supaya kehilangan seseorang tidak menjatuhkan ekonomi seluruh rumah tangga.

Marshanda Aisha Djuanda cocok buat

Kamu yang ingin punya rencana keuangan yang jelas dan tenang

Pasangan & keluarga muda

Ingin paham kondisi keuangan keluarga dan ikut menentukan prioritas dengan lebih percaya diri.

Profesional & pekerja

Sibuk, tapi ingin punya jaring pengaman kalau terjadi sesuatu yang mengganggu penghasilan.

Orang tua baru

Punya anak kecil dan ingin rencana pendidikan serta perlindungan keluarga benar-benar berjalan, bukan cuma jadi wacana.

Yang pernah bingung

Sudah pernah dengar soal asuransi, tapi masih ragu: mana yang perlu dulu, mana yang bisa ditunda.

Kerangka kerja

Lima Tujuan Syariah

Perencanaan proteksi di sisi Marshanda tidak dimulai dari produk, melainkan dari tujuan: menjaga lima hal yang paling mendasar bagi keluarga. Inilah kerangka yang menuntun setiap rekomendasi di e-book dan sesi pendampingan.

Diurutkan dari yang paling mendasar (Al-Ghazali): din, nafs, ’aql, nasl, mal.

Hifzh al-Din

Menjaga Agama

Harta dikelola dan diwariskan dengan berkah; sumbernya halal dan pembagiannya selaras dengan keyakinan (faraid, wasiat, dan hibah).

Hifzh al-Nafs

Menjaga Jiwa & Kehidupan

Keluarga dilindungi dari runtuhnya penghasilan saat pencari nafkah sakit atau berpulang, lewat proteksi kesehatan dan jiwa.

Hifzh al-’Aql

Menjaga Akal & Pikiran

Dana pendidikan anak disiapkan dan keputusan besar dirancang saat suasana tenang, bukan ketika keluarga sedang tertekan.

Hifzh al-Nasl

Menjaga Keturunan

Kamu terlindungi sejak awal karier; satu kecelakaan atau sakit tidak langsung menguras tabungan dan tidak membebani orang tua.

Hifzh al-Mal

Menjaga Harta

Harta dijaga tetap likuid dan tertata, tidak mudah tertahan di administrasi, memakai kombinasi wasiat, hibah, dan penerima manfaat polis.

Satu sesi, lima tujuan

Setiap rencana proteksi diukur dengan lima tujuan ini, supaya perlindunganmu tidak sekadar aman, tapi sesuai dengan gaya hidup dan kemampuan finansialmu.

Cerita Marshanda

Aku juga dulu sempat merasa begitu

Asuransi sering ditunda bukan karena tidak penting, tapi karena terasa membingungkan dan kita takut salah langkah.

“Takut premi jadi beban bulanan baru”

Wajar. Karena itu kita tidak mulai dari produk, tapi dari kemampuan arus kas. Tujuannya supaya proteksi bisa dijalankan konsisten, bukan berhenti di tengah jalan.

“Bingung mana yang didahulukan: kesehatan, jiwa, atau pendidikan?”

Aku bantu urutkan pakai bahasa sederhana. Biasanya yang paling mendesak adalah perlindungan yang menjaga keluarga tetap bisa bernapas kalau terjadi hal tak terduga.

“Khawatir klaim ribet atau ditolak”

Kita bahas jujur: ada syarat, masa tunggu, dan keterbatasan. Yang penting kamu paham sejak awal, mengisi data dengan benar, dan tahu harus menyiapkan apa.

“Rasanya belum siap, income belum besar”

Justru karena belum besar, kita perlu rencana yang tidak bikin panik. Mulai dari yang kecil, yang penting keluarga punya arah dan perlindungan dasar.

Bahasa sederhananya

Tiga lapisan proteksi yang biasanya diprioritaskan

Urutannya bisa berbeda tergantung kondisi keluargamu. Tapi umumnya kita mulai dari yang paling menjaga kehidupan sehari-hari tetap berjalan.

01

Perlindungan kesehatan

Biaya rawat inap, operasi, atau pengobatan bisa datang tiba-tiba. Asuransi kesehatan membantu menjaga tabungan keluarga tidak langsung terpakai habis saat ada kebutuhan medis.

Analogi sederhana: seperti payung. Kita tidak berharap hujan, tapi senang sudah membawanya.

02

Perlindungan jiwa pencari nafkah

Jika penghasilan utama berhenti karena musibah, kebutuhan keluarga tidak ikut berhenti. Asuransi jiwa dapat membantu menyediakan dana penyangga agar keluarga punya waktu menata kembali.

Ini bukan soal mendoakan yang buruk, tapi menyiapkan jawaban seandainya pertanyaan berat datang.

03

Proteksi pertama: mulai dari mana?

Banyak anak muda menunda proteksi karena merasa "belum ada tanggungan" atau "preminya mahal". Padahal justru di awal karier, premi paling ringan dan prosesnya paling mudah. Satu rawat inap bisa menghabiskan tabungan yang susah payah kamu kumpulkan — dan itu bisa dihindari dengan proteksi dasar yang tepat.

Catatan: urutan prioritas selalu menyesuaikan kondisi keluarga — dan bagian ini yang biasanya kita rapikan bareng di sesi konsultasi.

Prosesnya santai

Mulai dari tiga langkah kecil ini

1

Cek dulu kondisi keuanganmu

Mulai dari panduan gratis: worksheet arus kas dan checklist kesiapan proteksi.

2

Lihat gambaran angkanya

Pakai kalkulator sederhana untuk dapat kompas awal — bukan untuk langsung panik.

3

Ngobrol tanpa tekanan

Kalau kamu siap, kita diskusi pelan-pelan. Tidak harus langsung beli; yang penting paham dulu.

Simulasi sederhana

Mari kita lihat gambarannya, pelan-pelan

Kalkulator ini memakai pendekatan penggantian penghasilan (income replacement). Tujuannya bukan menakuti, tapi membantumu punya kompas awal tentang seberapa besar jaring pengaman yang perlu disiapkan.

Rp

Contoh: makan, sekolah, cicilan wajib, listrik, transportasi, kebutuhan dasar lain.

Semakin rendah asumsi, semakin besar dana yang dibutuhkan sebagai gambaran.

Cara membacanya

Angka tersebut menggambarkan dana yang, jika dikelola dengan asumsi tertentu, dapat membantu menghasilkan setara pengeluaran bulanan keluarga.

Asuransi jiwa bisa menjadi salah satu cara menyiapkan dana tersebut — dan di sesi kita, saya bantu hitung berapa premi yang pas dengan penghasilan awal kariermu.

Setelah punya gambaran, kita lanjut diskusi untuk menyesuaikannya dengan budget, tanggungan, dan tujuan keluargamu.

Ingat

Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua keluarga. Yang penting adalah mulai paham, bukan langsung panik.

Lihat Program Pendampingan

Konsultasi personal

Mulai dari satu ngobrol yang tenang

Tidak ada kelas massal dan tidak ada tekanan target penjualan. Semua sesi dengan Marshanda bersifat personal: 1-on-1, berangkat dari kondisi keluargamu, bukan dari produk yang sedang dipasarkan. Kalau kamu belum yakin harus mulai dari mana, itu justru titik yang paling bagus untuk mulai.

Langkah 1

Kirim cerita keluargamu

Isi form di bawah atau kirim via WhatsApp: kondisi keluarga, yang sudah terlindungi, dan yang masih bikin kamu gelisah. Tanpa data sensitif, cukup gambaran besarnya.

Langkah 2

Sesi 1-on-1 santai

Marshanda meninjau satu per satu: kondisimu, gap proteksi, dan kerangka proteksi pertama yang realistis rencana proteksi yang realistis untuk kondisimu. Gratis, dan tetap gratis setelahnya.

Langkah 3

Peta langkah keluarga

Pulangnya kamu bawa satu dokumen: urutan langkah yang jelas, apa yang perlu disusun duluan, dan ke mana tiap dokumen sebaiknya disimpan.

Siap mulai bicara?

Isi form di bawah atau langsung via WhatsApp 0877-7317-9063. Kalau belum sempat ngobrol dulu, e-book di bawah bisa jadi bahan bacaanmu — di sana ada lembar kerja yang bisa kamu isi sambil menunggu sesi.

Cerita klien

Perubahan terbesarnya sering dimulai dari rasa paham

Cerita di bawah dibagikan dengan izin klien dari sesi konsultasi dan program JagaKeuangan. Ceritamu bisa tayang di halaman ini setelah kamu memberi izin.

KJCerita klien
“Setelah pakai kalkulatornya, saya kaget ternyata kebutuhan UP kami Rp 2 M. Tiga bulan kemudian ayah saya sakit kritis — dan asuransinya cair, ekonomi keluarga kami selamat.”
✓

Keluarga klien, Jakarta

Cerita dari sesi konsultasi

PWCerita klien
“Sesinya luar biasa. Penjelasannya dalam tapi tetap mudah dipahami. Sekarang aset dan surat wasiat keluarga kami tertata rapi.”
✓

Klien konsultasi, Bandung

Cerita dari sesi konsultasi

FLCerita klien
“Sesinya daging semua. Bukan cuma jualan, tapi diajarin prioritas: cashflow dulu, baru proteksi.”
✓

Freelancer, Yogyakarta

Cerita dari sesi konsultasi

Belajar sambil scroll

Carousel edukasi yang bisa dibaca pelan-pelan

Arsip konten visual yang membahas dasar proteksi keluarga, arus kas vs gaya hidup, salah kaprah saat memilih polis, sampai cara ngobrol keuangan dengan pasangan tanpa jadi debat.

Pertanyaan yang sering muncul

Jawaban jujur untuk keraguan yang wajar

Apakah setelah konsultasi harus langsung beli asuransi?

+

Tidak. Tujuan awal konsultasi adalah membantumu paham. Kalau belum siap, tidak apa-apa. Yang penting kamu punya gambaran dan tidak mengambil keputusan karena tekanan.

Kalau budget terbatas, mulai dari mana?

+

Umumnya mulai dari perlindungan yang paling menjaga keluarga dari kejutan besar: kesehatan dan jiwa dasar. Nanti bisa dievaluasi lagi seiring pendapatan dan tanggung jawab berubah.

Apakah asuransi pendidikan selalu perlu duluan?

+

Belum tentu. Sering kali proteksi orang tua lebih mendesak, karena itulah yang menjaga arus kas pendidikan anak kalau terjadi sesuatu. Tapi semua kembali ke kondisi keluargamu.

Bagaimana supaya tidak salah paham soal klaim?

+

Jujur saat mengisi data, pahami masa tunggu dan pengecualian, serta simpan dokumen dengan rapi. Perannya adalah menjelaskan ini sejak awal, bukan hanya saat akan membeli.

Pilih yang paling nyaman

Program bersama Marshanda

Mulai dari belajar mandiri, check-up keluarga gratis, sampai konsultasi personal. Tidak harus semuanya sekaligus.

Langkah awal Gratis
Program Proteksi Pertama Gen Z - Marshanda Aisha Djuanda

Program: Proteksi Pertama Gen Z

Pendampingan: Marshanda Aisha Djuanda — Tim JagaKeuangan

Pendampingan Gen Z Indonesia: analisis kebutuhan proteksi pertama, proteksi diri, dan rencana keuangan awal karier — plus 3 lembar kerja siap isi dan rencana aksi 30 hari pertama.

  • ✓ Lembar kerja peta keuangan keluarga
  • ✓ Checklist kesiapan proteksi & investasi
  • ✓ Rencana aksi 30 hari pertama
Lihat program lengkap
Mulai di sini Gratis

Check-Up Keluarga

Cek kesiapan keluarga kamu dalam 5 menit: berapa uang pengganti penghasilan yang ideal, dan mana yang masih belum terlindungi.

  • ✓ Kalkulator uang pengganti penghasilan
  • ✓ Checklist proteksi keluarga
  • ✓ Hasil langsung, tanpa daftar tunggu
  • ✓ Bebas dan tanpa data sensitif
Cek Sekarang (5 Menit)
Personal Gratis*

Sesi 1-on-1 Santai

Diskusi privat untuk meninjau polis yang sudah ada atau menyusun rencana proteksi baru yang lebih sesuai.

  • ✓ Review kebutuhan & budget keluarga
  • ✓ Penjelasan manfaat, risiko, dan batasan polis
  • ✓ Pendampingan kalau kamu memutuskan lanjut
Jadwalkan Sesi

*Sesi konsultasi gratis. Pembelian produk asuransi mengikuti ketentuan perusahaan asuransi terkait. Sebagai perencana & agen berlisensi, kompensasi dapat berasal dari polis yang dibeli melalui pendampingan ini.

Mulai dari satu langkah kecil

Nggak perlu siap 100% untuk mulai

Kamu tidak harus memahami semuanya sendirian. Kirim pesan, ceritakan kondisi keluargamu. Aku bantu kerangka berpikirnya dulu — pelan-pelan, tanpa pressure.

Chat Marshanda Aisha Djuanda